Close
DKK JEPARA

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Kabupaten Jepara Tahun 2011 – 2015

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Kabupaten Jepara sebesar 100% telah melampaui target SPM tahun 2015 sebesar 95% dan semua Puskesmas telah memenuhi target SPM (tabel 29). Hanya Puskesmas Bangsri I ada 1 kasus persalinan yang tidak ditolong oleh tenaga kesehatan. Dengan semakin naiknya angka cakupan pertolongan persalinan menunjukkan adanya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan, adanya perencanaan persalinan yang baik dari ibu, suami maupun dukungan keluarga.

Cakupan Pelayanan Ibu Nifas di Kabupaten Jepara Tahun 2011 – 2015

Cakupan pelayanan pada ibu nifas di Kabupaten Jepara Tahun 2015 mencapai 98,17% (tabel 29). Cakupan ini semakin meningkat dan mencapai target SPM sejak tahun 2012. Akan tetapi Tahun 2015, kematian ibu yang terbanyak  dari 11 orang, 6 orang (54,54%) diantaranya merupakan ibu nifas. Begitu pula kematian ibu tahun 2014 sebanyak dari 19 orang, 9 orang (47,36%) diantaranya merupakan ibu nifas. Meskipun sudah melampaui target SPM sebesar 94% namun pencapaian ironi dengan jumlah kematian ibu pada tahun ini yang didominasi oleh kematian ibu nifas.

Jumlah Persentase Bayi BBLR di Kabupaten Jepara Tahun 2011 s/d 2015

Tahun 2015 persentase BBLR adalah 3,18% dari Kelahiran hidup yang ditimbang, terjadi penurunan dibandingkan 2014 (tabel 37). Bayi BBLR tahun ini sebanyak 671 kasus yang terdiri dari 324 laki-laki dan 347 perempuan dari 21.116 bayi lahir yang ditimbang.
Salah satu metode dalam menangani BBLR adalah metode kanguru yaitu menghangatkan bayi dengan sentuhan kulit bayi dan ibu/pengasuhnya secara langsung dan diharapkan dapat mengurangi kematian akibat BBLR .